Lalu, bidang penegakan hukum yang tegas terhadap pemberantasan terorisme, narkoba, kejahatan siber termasuk pinjaman daring, dan perdagangan orang juga banyak menyumbang simpati masyarakat terhadap Polri.
Penegakan hukum di jalan raya menggunakan tilang elektronik (ETLE) juga turut memiliki andil dalam kepercayaan terhadap Polri. Edi mengatakan, seluruh polda dan sebagian kabupaten kota di Indonesia sudah memiliki tilang elektronik.
“Kami mencatat wilayah Polda Metro Jaya bahkan telah memiliki 98 kamera ETLE, dan telah dipasang di berbagai tempat. Ini bentuk pelayanan Polri yang mengedepankan transparansi,” katanya.
Namun, kata Edi, dalam survei itu masih ada 15,8 persen masyarakat yang tidak puas terhadap kinerja Polri karena merasa masih melihat oknum anggota yang menyimpang dan menyalahgunakan kewenangan di lapangan.
Kemudian, mereka juga merasa pelayanan reserse dalam proses hukum khususnya di tingkat polda dan polres masih perlu dibenahi.
“Masyarakat masih menemukan ada pelayanan yang diskriminasi. Kemudian, keluhan pelayanan polisi yang lambat masih banyak muncul di daerah,” ujar Edi.
Sementara itu, sebanyak 4,9 persen responden lainnya tidak memberikan pendapat dengan alasan masih mengamati kinerja polisi.
“Kita harapkan, hasil survei ini akan menjadi masukan kepada jajaran Polri dalam meningkatkan pelayanan di tengah masyarakat,” kata Edi.
Komentar