Seputar Publik / Megapolitan

Komisi 3 DPRD Kota Bekasi Ungkap, Tanpa Modal Pemerintah Daerah PT. Migas Telah Setor PAD Puluhan Milyar Rupiah 

PT Migas sejak tahun 2009 tidak pernah mengajukan kembali penyertaan modal hingga saat ini. Dari Rp 12 miliar, Pemerintah Kota Bekasi baru mengucurkan Rp 3.150.000.000 sebagai dana awal pendirian.

“Dengan modal nol rupiah saat saya diberikan amanah memimpin, kita telah berkontribusi luar biasa,” ujar Apung.

Perlu diketahui, PT Migas pada tahun 2029 pernah mendapat penyertaan Modal namun hanya Rp. 3.150.000,”ucap Apung bangga.

Ketua Komisi III DPRD Kota Bekasi Arif Rahman Hakim mengakui PT. Migas Kota Bekasi tidak mengajukan penyertaan modal saat ini. Hal tersebut dikarenakan PT Migas telah bekerja sama dengan  PT. Pertamina dengan dana bagi hasil yang cukup signifikan ke PAD Kota Bekasi.

“Tadi mereka sampaikan kepada kami sampai saat ini mereka belum melakukan pengajuan penyertaan modal karena masih disupport oleh mitra kerja mereka,” ujar Arif.

Namun demikian, kami akan tetap melakukan uji petik langsung, bagaimana proses kerjasama mereka, jangan sampai nanti dikemudian hari menjadi beban pemerintah Kota Bekasi,”ujar politisi PDIP menambahkan.

Arif membenarkan terkait adanya kenaikan deviden yang dilakukan oleh PT Migas Kota Bekasi. Akan tetapi kenaikan tersebut harus ada target jumlah maksimal untuk PAD Kota Bekasi kedepan

Sejauh ini, kata Arif, mereka mengaku masih untung. Kita akan support dan dorong untuk kenaikan PAD tersebut. Untuk tahun 2024 ini hasil laporan mereka itu sudah mensupport Pemerintah Kota Bekasi sebanyak Rp 40 Miliyar lebih.

“Intinya kita akan lihat hasil keseluruhannya setelah nanti kita lakukan uji petik,” tutupnya.

(Ahmad Zarkasi)

Tulis Komentar

Komentar