Seputar Publik Bogor, – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi pagi ini, Senin (8/9/2025), bertolak menuju Kabupaten Bogor untuk menjenguk para korban tragedi ambruknya bangunan Majelis Taklim Asobiyah di Kampung Ciapus Kompas, Desa Sukamakmur, Kecamatan Ciomas.
Insiden yang terjadi pada Minggu (7/9/2025) saat peringatan Maulid Nabi itu menelan korban jiwa. Jumlah korban meninggal dunia yang sebelumnya dilaporkan tiga orang kini bertambah menjadi empat orang, seluruhnya perempuan, sementara lebih dari 80 orang mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan berbeda.
Dalam pernyataan resminya melalui akun Instagram @dedimulyadi71, Gubernur Dedi Mulyadi menyampaikan belasungkawa mendalam atas musibah ini. Ia menegaskan bahwa seluruh biaya perawatan korban di rumah sakit akan ditanggung penuh oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Kami dari Pemprov Jabar menanggung seluruh biaya perawatan korban. Untuk keluarga yang ditinggalkan, kami juga akan memberikan bantuan, termasuk menanggung pendidikan anak-anak korban bila masih bersekolah,” ujar Dedi Mulyadi.
Selain itu, Dedi juga mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam memastikan kondisi bangunan yang digunakan untuk kegiatan ibadah maupun acara masyarakat agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi.
Penanganan korban hingga kini terus dilakukan. Pemerintah Kabupaten Bogor bersama tim BNPB, TNI, Polri, PMI, dan tenaga medis bergerak cepat sejak kejadian berlangsung. Bupati Bogor Rudy Susmanto telah mendatangi lokasi kejadian dan menemui keluarga korban, sementara Wakil Bupati Ade Ruhandi (Jaro Ade) menjenguk korban di rumah sakit.
Dukungan juga datang dari pemerintah pusat. Menteri Agama RI Nasaruddin Umar meninjau langsung korban di rumah sakit dan menyatakan siap membantu renovasi bangunan Majelis Taklim Asobiyah pasca tragedi ini.
Dengan kehadiran Gubernur Jawa Barat hari ini di Ciomas, diharapkan penanganan korban dan dukungan bagi keluarga yang terdampak dapat semakin cepat terealisasi. (rend)
Komentar