Seputar Publik / Megapolitan

Ahmad Faisyal Beri Resep Jitu Agar Indonesia Kuat Hadapi Tantangan Global Saat Ini

Ahmad Faisyal Hermawan, SE., MM. anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari fraksi PDI Perjuangan.


Ahmad Faisyal Hermawan, SE., MM. anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari fraksi PDI Perjuangan.
Seputarpublik.com, Kota Bekasi — Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar hingga menyentuh titik level terendah dalam sejarah yang menyebabkan negara Indonesia berada diambang krisis ekonomi parah mendapat perhatian serius anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari fraksi PDI Perjuangan, Ahmad Faisyal Hermawan, SE., MM.

Anggota dewan yang juga menjabat Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi ini kemudian memberikan resep jitu agar negara Indonesia kuat dalam menghadapi tantangan global tersebut. 

Resepnya, menurut anggota DPRD Jabar dapil Kota Bekasi-Kota Depok ini, dengan menghidupkan kembali ajaran Bung Karno Trisakti yakni, berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi dan berkepribadian di bidang budaya.

"Itulah resep jitu menurut saya untuk menghadapi tantangan global yang sedang dihadapi negara kita Indonesia saat ini agar kita kuat baik dibidang politik maupun ekonomi," ujarnya, Rabu (10/6/2026).

Karena itu, anggota komisi III DPRD Jawa Barat ini, menekankan agar setiap kebijakan daerah harus mencerminkan prinsip kedaulatan. Jangan berpihak kepada kapitalisme asing. Kita harus memastikan ekonomi rakyat khususnya, rakyat Bekasi dan Jabar mandiri dan berdaulat 

"Jadi kami di DPRD menekankan agar setiap kebijakan daerah harus berprinsip pada kedaulatan untuk kepentingan rakyat. Tidak hanya untuk kepentingan kapitalisme asing. Dan kita pastikan ekonomi warga Bekasi dan Jabar benar-benar berdaulat," tegasnya.

Nah, di momentum peringatan Bulan Bung Karno ini, Faisyal menyerukan kepada bangsa Indonesia agar menghidupkan kembali semua ajaran Bung Karno baik dari segi pikiran, sikap, dan tindakan sehari-hari.

"Jadi momentum ini jangan hanya dijadikan sekadar ajang untuk mengenang jasa proklamator saja, melainkan panggilan untuk mengaktualisasikan nilai-nilai Trisakti dalam konteks kekinian," pungkasnya.

(ADV)

Tulis Komentar

Komentar