Seputar Publik / Kriminal

Penyelenggara Indothrift Fest Lapor ke Polisi Usai Insiden Pengeroyokan

“Para tenant melakukan aksi protes kepada kami lantaran mendengar oknum yang akan membongkar tenda jika kami tidak melunasi pembayaran jasa tenda,” terang Reza.

Reza juga menuturkan jika pihaknya sudah melakukan perjanjian perihal waktu pelunasan pengadaan tenda, namun bukan pada hari pertana event.

“Kami sudah sepakat dengan vendor tenda soal waktu pelunasan, namun bukan pada hari pertama event,” terangnya.

Saat akan menjelaskan perihal tenda, lanjut Reza, kami tidak diberikan kesempatan menjelaskan.

Menurut Reza dkk, pihaknya diduga melakukan penipuan kepada para tenant yang mengakibatkan dirinya dan kawan-kawan harus merasakan bogem mentah para pelaku yang diketahui mayoritas para tenant.

“Kami dituduh melakukan penipuan pada event tersebut, hingga kami dikeroyok pelaku yang mayoritas para tenan,” terangnya.

Aksi pengeroyokan lantaran penyelenggara Indothrift Fest diduga melakukan penipuan dengan cara tidak membayar tenda booth. Alhasil, para tenant khawatir akan dibongkar vendor tenda.

Menurut Reza, aksi brutal para pelaku, selain melakukan pengeroyokan, juga melakukan penyundutan rokok ke badan dan meneteskan sterofom yang telah dibakar menggunakan korek api.

Dalam konferensi pers, Reza dkk berharap penyidik Polrestro Jakpus dapat memanggil vendor tenda dan para tenan untuk dimintai keterangan.

“Kami berharap pak Polisi memanggil vendor tenda dan para tenant untuk diperiksa,” harapnya. (Sml)

Tulis Komentar

Komentar