Dia berharap, silaturahim bisa menjadi persaudaraan yang langgeng secara terus-menerus.
“Kolaborasi ini sangat penting. Dan mudah-mudahan dari kunker (kunjungan kerja) ini, Pemkot Magelang bisa mendapatkan ilmu dan pengalaman yang bisa diterapkan di Magelang,” ucapnya.
Penjabat Wali Kota Singkawang Sumastro mengatakan daerah itu sudah dinobatkan dua kali sebagai Kota Tertoleran oleh Setara Institute.
“Dalam mengawal toleransi umat keberagaman di Singkawang, Pemkot Singkawang selalu seiring sejalan dengan Kantor Kemenag Singkawang,” katanya.
Ia mengakui predikat tersebut menjadi motivasi pemkot bersama masyarakat Singkawang untuk terus merawat dan menjaga nilai-nilai persaudaraan dan kedamaian di Kota Singkawang.
Menurut dia, masyarakat Kota Singkawang selalu hidup berdampingan secara damai. Hal itu dibuktikan dengan keberadaan rumah ibadah di pusat kota yang jaraknya berdekatan.
“Tidak jauh dari masjid raya ada kelenteng tua, kemudian tidak jauh dari kelenteng tua ada gereja,” katanya.
Dia menjelaskan bahwa hal itu warisan nenek moyang dan memberikan suatu kekuatan lebih bagi masyarakat Kota Singkawang sehingga bisa hidup damai dan persaudaraan yang sejati.
Komentar