Seputarpublik, Palas – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Padang lawas (Kakan Kemenag Palas) H. Abdul Manan membuka kegiatan Program Pelatihan Berbasis Kompetensi Menjahit Pakaian yang diselenggarakan oleh Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas Pondok Pesantren Ruhul Islam Sialambue, Kecamatan Barumun, Kabupaten Palas. Rabu (09/08/2023).
BLK Komunitas adalah suatu unit atau fasilitas pelatihan vokasi yang dibangun oleh Kementerian Ketenagakerjaan pada lembaga keagamaan seperti pondok pesantren, seminari, dhammasekha, pasraman, dan komunitas lainnya.
BLK ini berfungsi untuk menyelenggarakan pelatihan kompetensi atau keahlian guna memberikan keterampilan kerja kepada komunitas masyarakat di sektiar lembaga, sesuai dengan kebutuhan dunia kerja atau mendorong untuk berwirausaha.
Pondok Pesantren Ruhul Islam Sialambue, Kecamatan Barumun, Kabupaten Palas merupakan salah satu BLK Komunitas yang menggelar pelatihan menjahit pakaian berbasis kompetensi.
BLK komunitas ini merupakan bantuan Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) RI. Program pelatihan ini sepenuhnya dibiayai oleh BLK. Karenapelatihan menjahit ini akan dilakukan hingga beberapa tahap, pelatihan kali ini untuk tahap kedua kalinya dilaksanakan, yang diikuti oleh peserta yang berasal dari Masyarakat setempat dan santri/santriwati pondok pesantren tersebut.
Kabid Pelatihan Kerja dan Produktivitas Tenaga Kerja, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Padang Lawas, (Kabid PKPTK Disnaker Palas) Muhammad Idrisman Mendefa, S.Th.I., M.A.P., CPHRM, CNNLP, CTMP pada acara Pembukaan Pelatihan tersebut, kepada para peserta latihan, menyampaikan, Ikutilah pelatihan ini dengan sungguh-sungguh, tekad yang kuat, tertib, dan memgikuti seluruh ketentuan yang berlaku dalam pelatihan ini. Agar kalian benar-benar mendapatkan kterampilan menjahit pakaian.
Dan kalian bisa mempraktekkannya baik dengan membuka sekedar bisa menjahit pakaian di keluarga, atau membuka usaha, atau bahkan kalian bisa bekerja di suatu usaha dan perusahaan oranglain yang membutuhkan jasa keterampilan yang kalian miliki.
Pakaian, selain sebagai penutup aurat dan perhiasan, pakaian juga bisa menggambarkan keadaan internal diri kita. Dengan memakai pakaian yang bagus dan menutup aurat, maka sebenarnya itu sudah menandakan bahwa hati kita juga sedang baik-baik saja. Dan pakaian adalah pembeda manusia dengan hewan.
“Sebagaimana Allah juga berfirman dalam Al-Qur’an Surah Al-A’raf : 26, “pakaian taqwa adalah yang terbaik.” Kata Idrisman.
Maka, selain kita butuh dan harus mengenakan pakaian untuk menutupi aurat dan menghiasi raga kita, kita juga penting dan mesti memakai pakaian taqwa. Agar hati kita tetap terjaga. Sehingga kehidupan kita pun tetap terjaga. Ungkapnya.
Selain itu, ditambahkannya, Demikian pula filosofi menjahit. Bahwa menjahit itu artinya melekatkan atau menyambung. Menyambung seluruh bagian-bagian yang ada. Menyatukan antara yang satu bagian dengan bagian yang lain.
Sebagaimana menjahit pakaian perlu merancang, mendesain, lalu menjahit atau menggabungkan antar bagian sesuai yang sudah dirancang, dikendalikan, dan akhirnya dievaluasi, begitulah kehidupan ini juga kita ibarat penjahit. Kita perlu merancang, mendesain, malaksanakan, memgendalikan, dan mengevaluasi kehidupan kita. Agar kemudian kehidupan kita tercipta dengan baik dan indah. Demikian dikatakan Kabid PKPTK Disnaker Palas Muhammad Idrisman Mendefa, S.Th.I., M.A.P., mengakhiri sambutannya.
Sebelumnya, Pimpinan Pondok Pesantren Ruhul Islam, Misbah Fuadi Hasibuan mengucapkan terimakasih kepada seluruh tamu undangan atas kehadiran pada acara pembukaan kegiatan pelatihan yang kedua menjahit pakaian di BLK Komunitas Pondok Pesantren Ruhul Islam, Desa Sialambue Kecamatan Barumun, Kabupaten Palas kita ini.
“Sekali lagi saya ucapkan terimakasih Kepada Pemerintah, Kemenaker RI, Kakan Kemenag Bapak H. Abdul Manan, M.A. Kabid PKPTK Disnaker Palas, M. Idris Mandefa, dan Ketua BSPPL Ayahanda H. Fauzan Hamidi Hasibuan. Kiranya melalui acara pembukaan pelatihan yang kedua kali ini, semakin mempererat hubungan tali silaturrahim di antara kita semuanya serta mohon dukungannya selalu,” pungkasnya.
Turut dihadiri Kakan Kemenag Palas H. Abdul Manan, Kabid Pelatihan Kerja dan Produktivitas Tenaga Kerja, Dinas Tenaga Kerja Kab. Padang Lawas, Muhammad Idrisman Mendefa, S.Th.I., M.A.P., CPHRM, CNNLP, CTMP., Ketua Badan Shilaturrahim Ponpes se-Kab. Padang Lawas (BSPPL), Ust. H. Fauzan Hamidi Hasibuan, S.Th.I., Kepala Desa Sialambue, dan Kepala Desa Bangun Raya.(*)