Seputar Publik / Berita

Wamendagri Bima Arya: Ekosistem Inovasi Daerah Jadi Kunci Indonesia Keluar dari Middle Income Trap 2045

Penguatan Kelembagaan Inovasi, Co-Creation, dan Peran BRIDA-BRIN Didorong untuk Tingkatkan Daya Saing Daerah Berkelanjutan
Wamendagri Bima Arya menegaskan ekosistem inovasi daerah menjadi kunci Indonesia keluar dari middle income trap menuju negara maju 2045, melalui penguatan kelembagaan inovasi, co-creation, serta peran BRIDA dan BRIN dalam meningkatkan daya saing daerah yang berkelanjutan dan inklusif. Wamendagri Bima Arya menegaskan ekosistem inovasi daerah menjadi kunci Indonesia keluar dari middle income trap menuju negara maju 2045, melalui penguatan kelembagaan inovasi, co-creation, serta peran BRIDA dan BRIN dalam meningkatkan daya saing daerah yang berkelanjutan dan inklusif.

Seputarpublik.com, JAKARTA – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menekankan bahwa kelembagaan ekosistem inovasi di tingkat daerah merupakan syarat mutlak bagi Indonesia untuk keluar dari jebakan pendapatan menengah (middle income trap) dan menjadi negara maju pada 2045.

Hal tersebut disampaikan Bima dalam acara Rilis Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) 2025 terkait Penguatan Tata Kelola Pemerintahan Daerah untuk Mendorong Daya Saing yang Berkelanjutan dan Inklusif di Gedung B.J. Habibie, Jakarta, Selasa (24/2/2026).

Bima menyatakan bahwa inovasi yang terstruktur dan berkelanjutan menjadi kunci untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 8 persen sekaligus mengoptimalkan bonus demografi. Ia optimistis, meskipun masih banyak daerah yang memiliki kapasitas fiskal terbatas, penguatan ekosistem inovasi dapat membuka ruang-ruang pertumbuhan baru dan mendorong kemajuan daerah.

Tulis Komentar

Komentar