“Sebenarnya awal pertemuan saya dengan pak Zulkifli Hasan pada tahun 2003 saat beliau berangkat haji bersama saya. Setelah sekian tahun tidak bertemu, Tahun 2021 akhir seingat saya di masjid Kantor Pajak samping Polda Metro Jaya, saat itu saya lagi khutbah Jumat di situ. Saat bertemu kami saling bertukar nomor handphone. Kemudian beliau minta saya main ke rumah dinasnya,” ujarnya mengenang pertemuan tersebut.
Beberapa bulan sesudah pertemuan tersebut, Ustadz DR H Andian Parlindungan MA akhirnya kembali mengontak Zulkifli Hasan dan saling berkomunikasi untuk menjaga silaturahmi.
“Sesibuk apapun beliau, Pak Zulkifli Hasan selalu peduli dengan orang lain. Banyak pelajaran yang bisa saya ambil dari beliau. Selain orangnya sangat alim, cerdas, beliau juga memiliki leadership yang kuat,” jelas bapak tiga anak tersebut.
Saat Ustadz DR H Andian Parlindungan MA bertemu Zulkifli Hasan dirinya hanya ingin silaturrahim dan berdiskusi hal-hal ringan dan termasuk mengenai politik. Tidak disangka, pak Zulkifli Hasan menawarkan untuk berjuang dengannya di dunia politik dan bergabung PAN.
Kesimpulan diskusi yang didapat Andian adalah, “Negara ini rusak bukan karena banyaknya orang jahat, tapi karena diamnya orang baik.”
Komentar