Seputar Publik / Berita

Usai Longsor Bandung Barat, Mendagri Dorong Relokasi Warga dan Penataan Tata Ruang

Tito Karnavian tekankan reboisasi dan pemetaan nasional kawasan rawan bencana sebagai langkah pencegahan jangka panjang
Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian saat meninjau lokasi bencana longsor di Desa Pasirlangu, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. (Foto: Puspen Kemendagri)* Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian saat meninjau lokasi bencana longsor di Desa Pasirlangu, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. (Foto: Puspen Kemendagri)*

Seputarpublik.com, BANDUNG BARAT — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mendorong percepatan relokasi warga serta penguatan tata ruang di daerah rawan bencana sebagai langkah pencegahan jangka panjang, usai meninjau langsung lokasi longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (25/1/2026).

Mendagri menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah longsor tersebut yang menimbulkan korban jiwa, serta masih adanya warga yang dilaporkan hilang dan dalam proses pencarian.

> “Saya turut berduka atas musibah ini. Ada warga yang wafat, dan masih ada yang dalam pencarian,” ujar Tito Karnavian di lokasi.

Ia menjelaskan, selain dipicu curah hujan tinggi, kondisi struktur tanah yang gembur menjadi salah satu faktor utama terjadinya longsor di wilayah tersebut. Karakteristik tanah yang kurang padat dinilai tidak cukup kuat menahan beban, terutama saat diguyur hujan deras dalam waktu lama.

Tulis Komentar

Komentar