> “Kami berharap kegiatan syiar seperti ini terus terlaksana hingga ke lingkungan lainnya, guna meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT,” ujarnya.
Pengajian rutin bulanan ini diikuti masyarakat setempat maupun dari luar daerah. Hadir pula Ketua Dalihan Natolu Palas Sahrun Hasibuan, Drs. Hasan Prawira Hasibuan, Kabag Ekonomi Pemkab Palas Imron Siregar, pengusaha muda Rijal Harahap, serta sejumlah tokoh lainnya.
Tausyiyah: Bersihkan Hati Sambut Ramadhan
Dalam tausyiyahnya, Dr. H. Ismail Nasution menekankan pentingnya pembersihan hati, peningkatan amal ibadah, serta kesiapan spiritual dalam menyambut Ramadhan.
> “Perubahan diri lahir dari hati yang bersih dan kesungguhan memperbanyak amal kebaikan. Ramadhan adalah momentum meraih rahmat dan ampunan Allah SWT,” ungkapnya.
Materi tausyiah membahas:
• Keutamaan bulan Ramadhan
• Hikmah ibadah puasa
• Optimalisasi ibadah dan muhasabah diri
Diskusi berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang meningkatkan pemahaman jamaah seputar ibadah Ramadhan.
Doa Bersama dan Kepedulian Sosial
Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Ketua MUI Palas sebagai ikhtiar memohon keberkahan dan kelancaran dalam menyongsong Ramadhan.
Para tokoh yang hadir menilai kegiatan ini sebagai bentuk persiapan spiritual sekaligus penguatan solidaritas sosial umat.
Kegiatan ini juga menegaskan bahwa masjid dan ruang komunitas seperti warung kopi dapat berfungsi sebagai pusat edukasi, dakwah, serta penguatan nilai sosial-keagamaan.
IKADI Palas berharap Ramadhan tahun ini menjadi momentum perubahan diri, peningkatan ibadah, serta tumbuhnya kepedulian sosial di tengah masyarakat. (And)*
Komentar