Seputarpublik.com, PALAS — Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M, Ikatan Da'i Indonesia Kabupaten Padang Lawas (IKADI Palas) menggelar pengajian rutin dan doa bersama sebagai upaya memperkuat kualitas rohani umat sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah.
Kegiatan berlangsung Minggu malam (1/2/2026) pukul 21.00 WIB di Lopo Kopi Siti/Riski Hasibuan, depan Masjid Agung Al-Munawwarah Sigala-gala, Sibuhuan, dan dihadiri jamaah dari berbagai kalangan masyarakat.
Acara menghadirkan Dr. H. Ismail Nasution, Lc., M.TH., Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Padang Lawas, sebagai penceramah utama. Turut hadir Muhammad Yusup Pasaribu, S.Pd, Ketua IKADI Palas, serta sejumlah tokoh masyarakat dan unsur pemerintah daerah.
Kegiatan mengusung tema:
“Menyambut Bulan Suci Ramadhan, Menghidupkan Masjid sebagai Basis Pembinaan Masyarakat.”
Masjid sebagai Pusat Pembinaan Umat
Ketua IKADI Palas, Muhammad Yusup Pasaribu, menegaskan komitmen organisasinya dalam memperkuat syiar Islam di Kabupaten Padang Lawas.
> “Kami berharap kegiatan syiar seperti ini terus terlaksana hingga ke lingkungan lainnya, guna meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT,” ujarnya.
Pengajian rutin bulanan ini diikuti masyarakat setempat maupun dari luar daerah. Hadir pula Ketua Dalihan Natolu Palas Sahrun Hasibuan, Drs. Hasan Prawira Hasibuan, Kabag Ekonomi Pemkab Palas Imron Siregar, pengusaha muda Rijal Harahap, serta sejumlah tokoh lainnya.
Tausyiyah: Bersihkan Hati Sambut Ramadhan
Dalam tausyiyahnya, Dr. H. Ismail Nasution menekankan pentingnya pembersihan hati, peningkatan amal ibadah, serta kesiapan spiritual dalam menyambut Ramadhan.
> “Perubahan diri lahir dari hati yang bersih dan kesungguhan memperbanyak amal kebaikan. Ramadhan adalah momentum meraih rahmat dan ampunan Allah SWT,” ungkapnya.
Materi tausyiah membahas:
• Keutamaan bulan Ramadhan
• Hikmah ibadah puasa
• Optimalisasi ibadah dan muhasabah diri
Diskusi berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang meningkatkan pemahaman jamaah seputar ibadah Ramadhan.
Doa Bersama dan Kepedulian Sosial
Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Ketua MUI Palas sebagai ikhtiar memohon keberkahan dan kelancaran dalam menyongsong Ramadhan.
Para tokoh yang hadir menilai kegiatan ini sebagai bentuk persiapan spiritual sekaligus penguatan solidaritas sosial umat.
Kegiatan ini juga menegaskan bahwa masjid dan ruang komunitas seperti warung kopi dapat berfungsi sebagai pusat edukasi, dakwah, serta penguatan nilai sosial-keagamaan.
IKADI Palas berharap Ramadhan tahun ini menjadi momentum perubahan diri, peningkatan ibadah, serta tumbuhnya kepedulian sosial di tengah masyarakat. (And)*