Di sisi lain, masyarakat berharap agar pemerintah dapat segera memberikan keputusan yang jelas terkait batas wilayah ini sehingga tidak lagi menimbulkan polemik di kemudian hari.
Dengan kehadiran Muspika Banda Alam kelapangan diharapkan penyelesaian konflik tapal batas antara Snb Bayu dan Jambo Reuhat bisa tercapai dengan baik, dan keharmonisan antara kedua gampong bisa terjaga untuk kesejahteraan bersama demikian ujarnya.

Tek foto pertemuan antara tokoh-tokoh Masyarakat kedua gampong antara Jambo Reuhat dan Gampong Snb Bayu dirumah dinas camat Banda Alam pada hari senin tanggal 1 Agustus 2024
Keuchik Gampong Jambo Reuhat Zuhelmi yang dihubungi oleh media ini melalui saluran WhatsApp-nya mengatakan memang benar kita kemarin pada hari senin minggu lalu pada tanggal 1 Agustus kita melakukan mediasi dirumah dinas Camat Banda Alam, namun dalam pertemuan tersebut kita bersepakat untuk memanggil tim teknis dan menghadirkan peta kedua gampong untuk dibahas bersama sama, dan kami berpendapat setelah kita duduk bersama baru kita kedua gampong sudah bersepakat dan sudah final baru kita menjadwalkan kembali untuk pertemuan berikutnya dan jika sudah bersepakat baru kita turun kelapangan atau kelokasi lokasi yang akan diselesaikan dan bersama,dan para Muspika untuk dapat disaksikan ujar Zuhelmi,dan mengapa hari ini kami dari gampong Jambo Reuhat tidak hadir kelapangan atau kelokasi karena memang belum ada kesepakatan kedua Gampong baik kami dari Jambo Reuhat maupun dengan Snb Bayu untuk turun kelapangan demikian imbuhnya
(HSA)
Komentar