Beranda
Seputar Publik / Nusantara

Muspika Banda Alam Hadir Menyelesaikan Perselisihan Tapal Batas antara Snb Bayu dan Jambo Reuhat

Seputar Publik Banda Alam Aceh Timur Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), Perselisihan mengenai tapal batas antara Gampong Snb Bayu dan Gampong Jambo Reuhat akhirnya mendapatkan perhatian serius dari pihak Muspika Kecamatan Banda Alam. Setelah melalui beberapa kali mediasi dan pertemuan yang melibatkan tokoh masyarakat setempat, pemerintah kecamatan, serta perwakilan kedua gampong, Muspika Banda Alam hadir untuk memfasilitasi penyelesaian yang adil dan damai, namun sayangnya pihak Gampong Jambo Reuhat tidak hadir ke lapangan saat para Muspika Banda Alam hadir kelokasi batas batas yang berselisih paham hari ini kamis 15 Agustus 2024.

Camat Banda Alam,Iskandarsyah.SE.M.AP menyatakan bahwa pihaknya terus mendorong agar perselisihan ini dapat segera diselesaikan melalui jalur musyawarah. “Kehadiran Muspika adalah untuk memastikan bahwa semua pihak didengar dan dipertemukan dalam suasana yang kondusif,” ujarnya. Dia menambahkan bahwa solusi damai merupakan prioritas utama agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan.

sebelumnya pada hari senin tanggal 1 Agustus 2024 bertempat dirumah dinas Camat Banda Alam dalam proses mediasi yang dihadiri oleh  tokoh-tokoh adat dan masyarakat dari kedua gampong berjalan dengan baik, Setelah mendengarkan masukan dari kedua belah pihak, namun tidak ada kesimpulan dalam pertemuan tersebut,namun demikian dari camat Banda Alam menawarkan untuk kedua gampong untuk menghadirkan tim teknis untuk terjun ke lapangan agar ada solusi yang diharapkan bisa diterima secara bersama-sama. Kedua pihak pun menunjukkan itikad baik untuk mencari jalan tengah, meski masih diperlukan beberapa pertemuan lagi untuk mencapai kesepakatan final.

lebih jauh camat Banda Alam  juga mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin memperkeruh keadaan. “Kami akan terus memantau situasi dan memastikan bahwa semua proses berjalan aman dan lancar,” ungkapnya.

Di sisi lain, masyarakat berharap agar pemerintah dapat segera memberikan keputusan yang jelas terkait batas wilayah ini sehingga tidak lagi menimbulkan polemik di kemudian hari.

Dengan kehadiran Muspika Banda Alam kelapangan diharapkan penyelesaian konflik tapal batas antara Snb Bayu dan Jambo Reuhat bisa tercapai dengan baik, dan keharmonisan antara kedua gampong bisa terjaga untuk kesejahteraan bersama demikian ujarnya.

Tek foto pertemuan antara tokoh-tokoh Masyarakat kedua gampong antara Jambo Reuhat dan Gampong Snb Bayu dirumah dinas camat Banda Alam pada hari senin tanggal 1 Agustus 2024

Keuchik Gampong Jambo Reuhat Zuhelmi yang dihubungi oleh media ini melalui saluran WhatsApp-nya mengatakan memang benar kita kemarin pada hari senin minggu lalu pada tanggal 1 Agustus kita melakukan mediasi dirumah dinas Camat Banda Alam, namun dalam pertemuan tersebut kita bersepakat untuk memanggil tim teknis dan menghadirkan peta kedua gampong untuk dibahas bersama sama, dan kami berpendapat setelah kita duduk bersama baru kita kedua gampong sudah bersepakat dan sudah final baru kita menjadwalkan kembali untuk pertemuan berikutnya dan jika sudah bersepakat baru kita turun kelapangan atau  kelokasi lokasi yang akan diselesaikan dan  bersama,dan para Muspika  untuk dapat disaksikan ujar Zuhelmi,dan mengapa hari ini kami dari gampong Jambo Reuhat tidak hadir kelapangan atau kelokasi karena memang belum ada kesepakatan kedua Gampong baik kami dari Jambo Reuhat maupun dengan Snb Bayu untuk turun kelapangan demikian imbuhnya

(HSA)