Seputarpublik, Palas – Miris sekali, akses jalan menuju pasar sibuhuan, yang merupakan akses jalan Provinsi Sumatera Utara berada di kawasan Lingkungan VII, Batang Taris, Kelurahan Pasar Sibuhuan, Kecamatan Barumun, Kabupaten Padang Lawas (Palas), hingga kini belum ada terlihat lanjutan perbaikannya.
Rusaknya jalan Provinsi sudah cukup lama. Hal ini dikatakan Warga setempat Iwan Lubis (48) warga Lingkungan VII, Kelurahan Pasar Sibuhuan, Kecamatan Barumun, Kabupaten Palas, kepada awak media ini, Kamis (20/07/2027).
Ia juga mengatakan, bahwa jalan lintas Provinsi ini merupakan akses protokol yang sangat dibutuhkan masyarakat.
“Jalan protokol ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat, sebab merupakan salah satu arus ke inti kota Pasar Sibuhuan. Jika keadaan ini sempat berlarut-larut, kita khawatirkan akan membuat kecelakaan”, ujarnya.
Selanjutnya Iwan mengatakan, jika musim hujan jalan Provinsi mirip kubangan kerbau dan bila musim kemarau penuh dengan debu. Badan jalan juga penuh lubang dan gelombang. Banyak genangan air, apa lagi disaat hujan turun.
Iwan sangat mengharapkan kepada pemerintah, terutama kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, agar segera memperbaiki Jalan Besar Gedangan tersebut yang merupakan akses Jalan Masyarakat Ke Pasar dan lainnya. Katanya.

Sementara di tempat lain, salah seorang Tokoh masyarakat Kabupaten Palas, yang berdomisili di Kelurahan Pasar Sibuhuan H. Baginda Parluhutan Hasibuan kepada awak media ini, juga menyebutkan, hal yang sama dan keluhannya perihal jalan Provinsi yang dia lalui setiap hari, sungguh sangat mengesalkan jalan yang sudah banyak berlubang di lintasan tersebut, kalau kurang waspada saat mengelak lubang bisa -bisa membawa malapetaka unjung-ujungnya bisa maut menunggu selesai.
“Badan jalan Provinsi yang tak kunjung diperbaiki dari Lingkungan VII Batang Taris, Kecamatan Barumun Kabupaten Palas jalan berdebu, karena tidak ada yang menyiram, dan setelah disiram pihak masyarakat sendiri untuk menghindari debu yang masuk ke tempat jualan mereka, setiap yang melewati jalan tersebut akan mandi debu yang sangat kotor, yang bisa menyebabkan sesak napas”. katanya.
Warga masyarakat Batang taris kabupaten Palas umumnya, meminta kepada pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Pemda Palas DPRD Palas agar dapat didengarkan keluhan rakyatnya siapapun dia sebelum terjadi jatuhnya korban laka, dan korban jiwa. Sebutnya.
Seperti kita lihat sendiri langsung warga membuat pembatas karena debu yang sangat pekat, H. Baginda Parluhutan Hasibuan, juga berharap kepada Pemerintah agar segera percepat perbaikan jalan kerena apa, karena masyarakat sudah tidak tahan lagi tiap hari makan debu, dari Batang garis, hingga desa, mompang, sigorbus usaha masyarakat nya atau warungnya banyak yang tutup karena debu tersebut, saya sangat mengharapkan kepada pemerintah, terutama kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Pemda Dan DPRD Palas agar segera memperbaiki Jalan lintas Provinsi tersebut.
Oleh karena itu, H. Baginda Parluhutan juga mengingatkan apa yang pernah disampaikan Plt Kadis PUPR Provinsi Minggu (04/06/2023) yang telah lalu isinya ada mengatakan Khusus untuk wilayah Kabupaten Padanglawas Utara (Paluta) dan Kabupaten Padanglawas (Palas) yang berada di bawah UPT Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sumut Gunung Tua mulai start bulan Juni yang lalu. action plan pada Juni ini penyedia jasa akan melaksanakan kegiatan dengan rincian yaitu (103) Peningkatan Struktur Jalan Provinsi Ruas Hutaimbaru – Sipiongot di Padanglawas Utara.
Kemudian (104) Peningkatan Struktur Jalan Provinsi Ruas Aek Godang – Sihaporas (Bts. Palas) di Kab. Padanglawas Utara, (106) Peningkatan Struktur Jalan Gunung Tua – Binanga (bts. Palas) di kabupaten Padanglawas utara, (110) Peningkatan Kapasitas Jalan provinsi Ruas Binanga (Bts. Paluta) – Aek Nabara Tonga di Kab. Padang Lawas, (111) Peningkatan Kapasitas Jalan provinsi Ruas Ujung Batu – Bts. Riau di Kab. Padanglawas.
Kemudian (112) Peningkatan Kapasitas Jalan provinsi Ruas Sibuhuan – Ujung Batu di Kab. Padang Lawas, (113) Peningkatan Kapasitas Jalan provinsi Ruas Paringgonan – Sibuhuan di Kab. Padanglawas, (114) Peningkatan Kapasitas Jalan provinsi Ruas Sihaporas (Bts. Paluta) – Paringgonan di Kabupaten Padang Lawas, (115) Peningkatan Kapasitas Jalan provinsi Ruas Aek Nabara Tonga – Sibuhuan di Kab. Padanglawas, (116) Peningkatan Kapasitas Jalan provinsi Ruas Aliaga – Muara Tige – Bts Riau di Kab. Padanglawas, (117) Pembangunan Lantai Jembatan Aek Silandorung pada Ruas Sibuhuan – Ujung Batu di Kab. Padanglawas, (118) Pembangunan Box Culvert 1 pada ruas Sihaporas – Paringgonan Kab. Padanglawas, (119) Pembangunan Box Culvert 2 pada ruas Sihaporas – Paringgonan Kab. Padanglawas dan (120) Pembangunan Box Culvert 3 pada ruas Sihaporas – Paringgonan Kabupaten Padanglawas.
Untuk pekerjaan beton FC’ 20 sesuai dengan action plan penyedia jasa akan dikerjakan dengan durasi pelaksanaan 146 hari yaitu mulai 28 Juni hingga 21 November 2023.
Untuk pekerjaan aspal (AC – BC dan AC – WC) sesuai dengan action plan penyedia jasa akan dikerjakan dengan durasi pelaksanaan 77 hari yaitu mulai 14 Juni hingga 30 Agustus 2023. Seperti itulah yang pernah disampaikan oleh Plt Kadis PUPR Provinsi katanya.
“Hingga kini kita lihat sendiri belum ada perbaikan sampai ke jalan batang taris”. Tutup H. Baginda Parluhutan Hasibuan, sambil berangkat menuju tempat kerjanya. (*)