“Tercatat ada 5.791 anggota jemaah disabilitas, terdiri atas 3.659 perempuan dan 2.132 laki-laki. Mayoritas berangkat dari Embarkasi Surabaya (811), Solo (771), Jakarta–Pondok Gede (489), Makassar (489), dan Batam (268),” katanya.
Ia menyebutkan 133 orang wafat dan 74 di antaranya atau 5,55 persen masuk kategori lansia (65 tahun ke atas) dengan perincian 96 orang wafat di Mekah, 34 orang di Madinah, dan tiga orang di Jeddah.
PPIH Arab Saudi telah mendistribusikan 7.774.944 boks katering untuk jemaah di Mekah dan 2.588.922 boks katering untuk jemaah haji Indonesia selama di Madinah (termasuk jemaah haji gelombang kedua yang mendarat dan transit di Madinah).
“PPIH Arab Saudi menyiapkan 213.572 boks katering yang dibagikan di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah. Jadi, total ada 10.577.438 boks katering yang telah didistribusikan selama fase kedatangan jemaah haji Indonesia di Tanah Suci,” katanya.
Pada puncak haji di Arafah’-Muzdalifah-Mina, tambahnya, PPIH bekerja sama dengan pihak Masyariq akan menyediakan sekitar 3.417.152 boks katering layanan konsumsi yang akan dibagikan sejak 8 sampai 13 Zulhijah 1444 Hijriah.
Komentar