Tito Karnavian juga mengajak masyarakat untuk tetap bersabar dan mengambil hikmah dari peristiwa bencana, seraya menekankan pentingnya kekuatan doa dan ketahanan sosial dalam proses pemulihan. Ia mengutip pesan nilai kesabaran sebagaimana tercermin dalam ajaran Al-Qur’an serta mengingatkan bahwa setiap kesulitan akan melahirkan kekuatan dan kebaikan di masa mendatang.
Lebih lanjut, Kasatgas PRR mengimbau pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat agar tidak menyerah dalam menghadapi dampak bencana. Ia menegaskan bahwa kolaborasi, doa, dan solidaritas sosial menjadi kunci utama percepatan pemulihan, terutama di momentum bulan suci Ramadan.
Pada kesempatan tersebut, bantuan kemasyarakatan yang disalurkan meliputi 500 paket perlengkapan ibadah berupa sarung, mukenah, sajadah, dan Al-Qur’an yang merupakan bantuan dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Selain itu, turut disalurkan 2.000 potong jilbab, celana, dan kemeja, serta 200 jaket dan rompi untuk anak-anak dan dewasa.
Tito menegaskan bahwa seluruh bantuan yang diserahkan merupakan barang baru dengan kualitas baik dan diharapkan dapat membantu kebutuhan masyarakat terdampak bencana, sekaligus memperkuat semangat pemulihan sosial dan spiritual di tengah Ramadan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Wali Kota Lhokseumawe Sayuti Abubakar, Wakil Wali Kota Lhokseumawe Husaini, jajaran Forkopimda se-Lhokseumawe, serta unsur pemangku kepentingan terkait lainnya.
Kehadiran Satgas PRR di Lhokseumawe menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana secara terintegrasi, berkelanjutan, dan berbasis kebutuhan masyarakat. (Red)
Komentar