Seputar Publik / Megapolitan

Jumat Pagi, Kualitas Udara Jakarta Semakin Membaik dengan Kategori Sedang

Ilustrasi kualitas udara di Jakarta Ilustrasi kualitas udara di Jakarta

Terakhir, kategori berbahaya yakni tingkat kualitas udara berbahaya yang secara umum dapat merugikan kesehatan serius pada populasi dengan rentang PM2,5 sebesar 300-500.

Sementara itu, pada situs pemantauan IQ Air pada Jumat pukul 06.14 WIB, Jakarta diklasifikasikan sebagai kota nomor 21 dengan pencemaran udara tertinggi di dunia (113).

Sedangkan peringkat pertama jatuh pada Delhi, India (327), Dhaka, Bangladesh (305), dan ketiga Kolkata, India (302).

Indeks kualitas udara di Jakarta tinggi karena konsentrasi PM2.5 saat ini sudah 7,1 kali lebih tinggi dari nilai panduan kualitas udara Badan Kesehatan Dunia (WHO), yakni 45 AQI US.

Data kualitas udara diperoleh berdasarkan pantauan di 20 stasiun pemantau, di antaranya berada di Layar Permai (PIK), Jalan Raya Perjuangan (Kebon Jeruk) dan Jimbaran (Ancol).

Masyarakat diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan, tutup jendela menghindari udara kotor, memakai masker, dan menyalakan penyaring udara.

Tulis Komentar

Komentar