Seputar Publik / Nusantara

Ini Sejumlah Rangkaian Kegiatan Peringatan HUT ke-67 Kodam XV/Pattimura

Dalam sarasehan itu, terungkap bahwa sejarah untuk menumpas dan menghancurkan yang menamakan diri Republik Maluku Selatan (RMS) di Maluku, Komando Tentara dan Teritorium VII Indonesia Timur mulai menyusun rencana gerakan operasi militer bernama “Komando Pasukan Maluku Selatan” dengan Komandan Operasi Kolonel Alex Evert Kawilarang sebagai Panglima TT VII Indonesia Timur yang kemudian diserahkan kepada Letkol Slamet Riyadi.

Dengan demikian maka telah ditetapkan bahwa tanggal 27 Mei 2024 adalah Hari Ulang Tahun Kodam XV/Pattimura untuk dirayakan setiap tahun.

Menjelang memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67, telah digelar sejumlah rangkaian kegiatan dilakukan oleh Kodam XV/Pattimura. Mulai dari kegiatan bakti sosial ke panti asuhan dan pondok pesantren, do’a bersama, karya bakti pembersihan sungai dan panti, bakti sosial donor darah, bakti sosial pengobatan umum, bakti sosial khitanan, ziarah ke TMP hingga pelaksanaan syukuran.

Mengawali salah satu rangkaiannya, Kodam XV/Pattimura menyelenggarakan bakti sosial dengan berbagi berkah memberikan tali asih berupa paket bahan pokok kepada anak-anak Pondok Pesantren Ishaka Ambon dan Yayasan Panti Asuhan Santa Maria Ahuru, Desa Batu Merah, Kec. Sirimau Kota Ambon, yang dikemas dengan kegiatan anjangsana, dan pemberian santunan tali asih kepada prajurit dan keluarganya yg sedang sakit.

MAKNA dari kegiatan bhakti sosial ini adalah salah satu bentuk kepedulian seorang Pempimpin yang Visioner, Humanis dan Bijaksana serta Rendah hati, utk menyapa masyarakat dengan penuh keihklasan. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Syafrial, PSC., M.Tr.(Han).,didampingi Ketua Persit KCK Daerah XV/Pattimura Ny.Shinta Syafrial serta PJU Kodam XV/Pattimura.

Dengan menyerahkannya tali asih dan paket sembako secara langsung adalah wujud perhatian dan kepedulian yang cukup mendalam utk memahami masyarakat dari dekat tanpa membedakan Suku Ras Agama dan Budaya namun semua itu tetap dalam “Bingkai Bhinneka Tunggal Ika” yaitu berbeda-beda tetap satu utk membangun maluku dan maluku utara dengan semangat kebersamaan sejati, meningkatkan nilai-nilai persatuan dan kesatuan yang Hakiki saat ini dan dimasa mendatang utk mewujudkan Indonesia maju dan Indonesia Emas.

(*/red)

Tulis Komentar

Komentar