Seputarpublik.com, JAKARTA — Di tengah dominasi pemain lama dalam industri energi, nama Farel perlahan namun pasti mulai mencuri perhatian publik. Pengusaha muda berusia 33 tahun ini tampil sebagai representasi kepemimpinan visioner yang mampu membawa perusahaan Indonesia menembus pasar regional, khususnya Singapura.
Meski tidak banyak tampil di ruang publik, kiprah Farel di sektor batu bara kian diperhitungkan. Saat ini, ia menjabat sebagai President Commissioner Grand Smart International Trading PTE. LTD yang berbasis di Singapura, serta President Commissioner PT Bung Sinergi Group. Dua posisi strategis lintas negara tersebut menjadi bukti kapasitas manajerialnya dalam mengelola bisnis berskala internasional.
Farel menegaskan bahwa keberhasilannya bukan semata soal ekspansi bisnis, melainkan juga komitmen untuk membawa nama Indonesia semakin diperhitungkan di kancah global.
“Bagi saya, ini bukan hanya tentang bisnis, tetapi bagaimana kita menunjukkan bahwa perusahaan Indonesia mampu bersaing dan dipercaya di pasar internasional,” ujarnya saat ditemui di Jakarta. Pada Rabu, (15/4/2026).
Langkahnya di industri batu bara dinilai berani, namun tetap terukur. Di usia yang relatif muda, ia mampu menavigasi kompleksitas sektor energi yang dikenal penuh tantangan, mulai dari aspek regulasi hingga dinamika pasar global.
Menurut Farel, kunci utama dalam mengelola bisnis lintas negara adalah menjaga kredibilitas serta membangun kepercayaan jangka panjang.
“Industri ini sangat mengandalkan kepercayaan. Sekali kita kehilangan itu, akan sulit untuk kembali. Karena itu, kami selalu menempatkan integritas sebagai fondasi utama dalam setiap keputusan bisnis,” tegasnya.
Di balik pencapaiannya, Farel dikenal sebagai sosok yang tenang dan cenderung eksklusif. Ia tidak mengikuti tren generasi muda yang aktif di media sosial. Baginya, kinerja dan capaian perusahaan merupakan representasi terbaik dari dirinya.
“Saya lebih percaya bahwa hasil kerja akan berbicara dengan sendirinya. Tidak semua hal harus ditampilkan ke publik,” katanya.
Dedikasinya terhadap bisnis juga tercermin dari fokus yang tinggi. Hingga saat ini, Farel diketahui masih melajang dan memilih memprioritaskan pengembangan perusahaan yang dipimpinnya.
“Fokus saya adalah memastikan perusahaan terus tumbuh dan memberikan kontribusi nyata, baik bagi industri maupun perekonomian,” tambahnya.
Di tingkat global, langkah Farel semakin kokoh dengan dukungan sejumlah holding besar asal China. Kolaborasi ini tidak hanya memperkuat posisi perusahaannya, tetapi juga membuka peluang kerja sama strategis yang lebih luas ke depan.
Ia menilai, kepercayaan dari mitra internasional merupakan indikator penting bahwa profesionalisme perusahaan Indonesia mampu diakui dunia.
“Kepercayaan dari mitra global adalah tanggung jawab besar. Itu yang harus kami jaga dengan konsistensi dan kinerja nyata,” ujarnya.
Dengan berbagai capaian tersebut, Farel kini tidak hanya dipandang sebagai pengusaha muda sukses, tetapi juga menjadi simbol kemandirian generasi baru Indonesia yang mampu menembus batas negara dan bersaing di panggung ekonomi global.(red)*