Dalam pesannya, Abah Anton, mengatakan, ”Dengan banyak terjadinya peristiwa-peristiwa yang bersifat kekerasan dan arogansi, seperti kasus Sambo, Mario, Pembunuhan Berantai Sukabumi dan lainnya, maka seluruh Kader dan Anggota PEKAT IB harus kembali introspeksi diri untuk melakukan Revolusi Mental dengan sungguh-sungguh, bukan hanya sekedar slogan belaka,” ujarnya.

Masih kata Abah Anton, bila Organisasi ini ingin sukses , buang sikap-sikap Individualistis, Egosentris , ke AKU-an, dari sikap inilah, Aku, menjadi Siapa Dia ???. dari inilah Kami menjadi inilah Kita sebagai Satu ikatan, karena Kekuatan itu sesungguhnya ada dalam kebersamaan, sesuai dengan jati diri PEKAT IB, sebagai Pembela Kesatuan Tanah air yang mengedepankan Nasionalisme, Persatuan Kesatuan dan Kebersamaan, sehingga Ormas ini bisa menjadi sebuah komunitas yang Militan dan Disiplin, yang mendapat Trust atau kepercayaan yang tinggi dari Internal Anggota, Masyarakat, Bangsa dan Negara, sebagai salah satu kunci utama Keberhasilan Organisasi ini.
Dipenghujung acara Abah Anton berkesempatan memberi penghargaan khusus berupa Medali dan Tanda Jasa kepada Ketua Umum lama (Alm) Markoni Koto SH dan Pengurus Pusat yang baru dilantik.
Hadir dalam acara tersebut, Mayjen TNI Purn Yudi yang mewakili Kepala Staf Presiden, Ketua Dewan Pembina Ibnu Sutomo, Perwakilan Kapolda Jatim, Kakesbang Prop Jatim Eddy yang mewakili Gubernur Jatim, yang berkesempatan memberi sambutan, yang isinya harapan agar PEKAT IB bisa bersinergi dengan Pemda Jatim untuk sama-sama menciptakan rasa aman di masyarakat terutama menjelang tahun Politik 2024.
Komentar