Seputar Publik / Berita

Tokoh Betawi Pakar Linguistik Indonesia Babe Abdul Chaer Tutup Usia

Kemudian, sebagai orang yang peduli terhadap bahasa dan kebudayaan Betawi, ia juga telah menulis buku-buku sebagai berikut: Kamus Dealek Jakarta (Edisi I, 1976, Nusa Indah; Edisi II, 2009, Masup Jakarta); Ketawa Ketiwi Betawi (Kumpulan Humor Betawi), Masup Jakarta, 2007; Kamus Ungkapan dan Peribahasa Betawi, Masup Jakarta, 2009; Cekakak-Cekikik Jakarta (Kumpulan Humor Jakarta), Rineka Cipta, 2011; Kebijakan dan Politik dalam Ketawaan (Kumpulan Humor), Rineka Cipta, 2012; Folklor Betawi, Masup Jakarta, 2013; dan Betawi Tempo Doeloe, Masup Jakarta, 2015.

Sebagai orang yang peduli pada bahasa dan kebudayaan Betawi, ia telah menerima penghargaan dari Gubernur DKI Jakarta (2002);
Etnikom Award dari Persatuan Radio-Radio Swasta Sumatera Selatan, Banten, Jakarta dan Jawa Barat (2002); dan Anugerah Budaya sebagai Budayawan dari Gubernur DKI Jakarta (2011). Buku Tenabang Tempo Doeloe ini dipersiapkan sejak akhir 2013 untuk menjadi kenangan pada kehidupan di kampung-kampung di Tenabang dulu; dan menjadi renungan bahwa pembangunan besarbesaran di Tenabang, mungkin juga di seluruh Jabodetabek, banyak tidak memberi kesejahteraan bagi penduduk asli negeri ini.

Selamat jalan Babe Abdul Chaer, Semoga segala amal ibadahmu diterima di sisi Allah.
Dan semua karya – karyamu akan selalu dikenang. (*/hel)

Tulis Komentar

Komentar