Seputar Publik / Berita

Sinergi TNI dan PTPN IV PalmCo Bangun Jembatan Bailey, Akses Tiga Desa di Langkat Kembali Terhubung Pascabanjir

Jembatan darurat sepanjang 30 meter di Kecamatan Wampu pulihkan distribusi ekonomi warga, bagian dari eskalasi bantuan kemanusiaan di 16 kabupaten/kota Sumatera
Sinergi TNI dan PTPN IV PalmCo membangun Jembatan Bailey darurat di Kecamatan Wampu, Langkat, memulihkan akses tiga desa yang sempat terisolasi akibat banjir bandang. Langkah ini menjadi bagian dari eskalasi bantuan kemanusiaan BUMN di 16 kabupaten/kota di Sumatera, mulai dari tanggap darurat hingga pemulihan jangka panjang. Sinergi TNI dan PTPN IV PalmCo membangun Jembatan Bailey darurat di Kecamatan Wampu, Langkat, memulihkan akses tiga desa yang sempat terisolasi akibat banjir bandang. Langkah ini menjadi bagian dari eskalasi bantuan kemanusiaan BUMN di 16 kabupaten/kota di Sumatera, mulai dari tanggap darurat hingga pemulihan jangka panjang.

Seputarpublik.com, LANGKAT -- Warga di tiga desa di Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, kini dapat bernapas lega. Akses transportasi dan urat nadi perekonomian yang sempat lumpuh total akibat putusnya jembatan utama pascabanjir bandang, kini kembali terbuka.

Sebuah Jembatan Bailey darurat sepanjang 30 meter dengan lebar 4 meter berdiri kokoh, menghubungkan kembali Desa Besilam Bukit Lembasa, Desa Kebun Balik, dan Desa Banjaran Raya. Jembatan yang menjadi jalur vital distribusi hasil pertanian dan mobilitas harian warga ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor antara Batalyon Zeni Tempur (Yon Zipur) TNI AD, PTPN IV PalmCo, serta PT Langkat Nusantara Kepong.

Panglima Kodam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Hendy Antariksa, turun langsung meninjau penyelesaian pembangunan infrastruktur darurat tersebut pada awal pekan lalu. Peninjauan ini turut disaksikan jajaran Korem, Kodim Langkat, unsur Muspika Kecamatan Wampu, hingga tokoh masyarakat setempat.

Dalam tinjauannya, Mayjen TNI Hendy Antariksa menyoroti pentingnya gerak cepat dan gotong royong berbagai pihak dalam masa tanggap darurat bencana.

Tulis Komentar

Komentar