Seputarpublik, Jakarta – Dalam rangka menyambut datangnya tahun baru Islam 1 Muharam 1445 hijriah, yayasan Lembaga Pemangku Adat Jayakarta (YLPAJ), menggelar kegiatan kirab pusaka Nusantara, Selasa (18/07/2023) malam.
Adapun rute yang ditempuh dalam kirab pusaka kali ini adalah dimulai dari sekretariat YLPAJ Menuju Makam para Auliya, dan para pangeran Jayakarta yang berada diarea mesjid Al Ghoni,di jl kayu putih Pulomas kec.pulo gadung Jakarta Timur.

Selain Ketum Yayasan Lembaga Pemangku adat Jayakarta
RB ABI MUNAWIR AL MADANI MERTAKUSUMA, acara ini pun di hadiri beberapa tamu penting dari perwakilan daerah adat kesultanan, diantaranya;
YM PANGERAN PUSPO Zaenal Abidin, dari Kesulitanan Palembang Darussalam, Sekjen RASRAJAWALI galeri bung Karno KRM. Rusdiansyah beserta para punggawanya, sekaligus merupakan perwakilan dari KRA. Dhewi Ayhai woelandari Soekarno Putri, yang berhalangan hadir dalam acara tersebut. Selain itu ada juga dari kalangan ulama yaitu, Kyai ALIYUDIN yang merupakan
Pimpinan Majelis Taklim Nurul Qolbi, beserta Team Hadroh. ASKAR & Srikandi JAYAKARTA.
Momen penting dalam kirab pusaka Nusantara kali ini, di araknya “PUSAKA MERIAM JAGUAR MAJAPAHIT” dengan berjalan kaki menuju makam para pangeran yang berada di mesjid Al Ghoni.

Sesampainya di area makam, acarapun di isi dengan doa bersama serta sambutan-sambutan dari para perwakilan rombongan. Sampai pada akhirnya ketua umum Lembaga pemangku adat Jayakarta, RB. Abi almadani mertakusuma berbagi cerita sejarah tentang keterkaitan para pangeran Jayakarta yang ada di pulo mas dalam mengusir para penjajah dari tanah Jayakarta. Lalu di akhiri dengan di bukanya pusaka- pusaka Nusantara, di antaranya;
1. Kitab Surah Al Fatawi
2. Keris Penta Jayakarta
3. Meriam Majapahit (Meriam Jaguar)
4. Keris Naga Banda (Keris Mataram)
5. Keris Naga Banda ( Keris Cakra Buana Pajajaran)
6. Kujang Kembar Walang sungsang
7. Keris Junjung Drajat (Demak)
8. Bendera YLPAJ
9. Bendera Jayakarta
10. Bendera NKRI
11. Bendera Pusaka Nusantara Kembali

Dalam sambutannya ketua umum lembaga pemangku adat Jayakarta RB. Abi al madani mertakusuma menyampaikan, “kedepannya saya mengajak anak – anak Bangsa khususnya anak jakarta, selain maulid ,kegiatan ini harus kita laksanakan rutin setiap tahun baru hijriah. Karena kegiatan ini bertujuan baik untuk mengingatkan kita akan sejarah Bangs dan ini adalah merupakan upaya kami para pemangku adat untuk melestarikan warisan budaya dan sejarah yang ada di Indonesia khususnya tanah Jakarta, saya juga berharap ini akan menjadi salah satu kegiatan yang mempunyai potensi daya tarik untuk wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Pungkas abi almadani.
(*/Rendy)