Terdapat beberapa hal yang menjadi penekanan kami dalam Musrenbang ini, seperti :
Pertama, seluruh stakeholders harus memperhatikan target-target yang terdapat dalam dokumen perencanaan yang lebih tinggi tingkatannya, seperti RPJMN, RPD Provinsi, RPJMD Kabupaten.
Kedua, memperhatikan hasil evaluasi RKPD Tahun 2022, untuk melihat seberapa capaian pembangunan pada tahun 2022 yang telah tercapai.
Ketiga, mempertimbangkan program-program strategis baik tingkat Nasional dan Provinsi, maupun Kabupaten.
Terakhir, harus memperhatikan kondisi riil di daerah, mulai dari permasalahan hingga isu-isu strategis kedepan.
Beberapa isu strategis di Kabupaten Padang Lawas yang kami coba lihat, dan harus menjadi perhatian antara lain:
Ancaman resesi global, pembangunan berkelanjutan, terobosan pengentasan kemiskinan, penurunan tingkat pengangguran terbuka, peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah melalui pemanfaatan produk unggulan daerah, penanganan Stunting, serta netralitas ASN dalam Pemilu dan Pilkada, Pungkasnya.
Turut hadir Kepala BPBD Provinsi Sumatera Utara Tuahta Ramajaya Saragih, AP, M.Si mewakili Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, Kabid Litbang dan Inovasi Bappeda Sumatera Utara Tapi Sari Rumonda Bulan Siregar SS, SE.Ak, Forkopimda, Sekda Arpan Nasution S.Sos, Kepala OPD, para Camat, OKP, Ormas, LSM, Pers, Tokoh Ulama, tokoh masyarakat, tokoh adat dan tamu undangan lainnya.
Komentar