T. Bakhtiar menyampaikan keprihatinan bahwa pemasangan batu jeti antara Gampong Matang Puntong dan Lhok Pu’uK yang dimulai beberapa tahun lalu belum selesai dikerjakan sayapnya, sehingga setiap kali terjadi pasang purnama, terimbas seperti hari yang dirasakan oleh masyarakat Lhok Pu’uk. “Sudah lima tahun, dan tahun ini adalah yang terparah. Semua rumah hancur,” ucapnya dengan nada sedih.
T. Bakhtiar juga menyoroti kurangnya perhatian pemerintah dalam menangani masalah ini. “Sudah lima tahun berlalu, tapi belum ada bantuan dari pemerintah, karena selalu terhalang oleh hal-hal teknis seperti Detail Engineering Design (DED). Masyarakat sangat berharap agar pemasangan batu jeti segera dilanjutkan dan infrastruktur yang rusak segera diperbaiki,” tambahnya.
Pasang purnama yang terjadi hari ini bahkan hampir memutus akses jalan di desa tersebut. Warga sangat berharap agar Pj Bupati Aceh Utara dan Pj Gubernur Aceh turun langsung ke lokasi untuk melihat situasi ini dan segera mengambil langkah-langkah yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Kami membutuhkan tanggap darurat dari pemerintah untuk mengatasi hantaman ombak pasang purnama yang telah menghancurkan kehidupan kami,” pinta T. Bakhtiar.(*)
Komentar