Seputar Publik / Uncategorized

MONISA dan Jejak Kerajaan Islam yang Terabaikan

Kondisi miris ini sebelumnya sempat diberitakan oleh media massa media , di komplek pemakaman raja pendiri agama Islam pertama di Asia Tenggara ini terlihat tak terawat, dan juga terkesan kumuh.

Selain balai ditengah komplek pemakaman yang telah rusak, bilik Dayah yang berkontruksi kayu yang ada di lokasi ini juga tampak telah lapuk dan hampir roboh. Namun, juga terdapat beberapa bangunan baru lainnya seperti ruang kantor yang telah dibangun, walaupun kurang difungsikan.

Sejumlah elemen di Aceh Timur sangat mengkhawatirkan dengan kondisi komplek makam Sultan pendiri agama Islam di Asia Tenggara ini.

Selain makam Sultan Alaiddin Sayed Maulana Abdul Aziz Syah, di sampingnya juga terdapat makam permaisurinya Putri Makhdum Khudawi yang ada di komplek makam ini, dan berlokasi Desa Bandrong, Kecamatan Peureulak, Aceh Timur.

Salah seorang dosen dari IAIN Ar-Raniry Banda Aceh yang ditemui penulis saat berkunjung ke lokasi ini beberapa waktu lalu menuturkan, mereka sedang melakukan pengumpulan bahan tentang sejarah pertama masuknya islam.

Para mahasiswa di lokasi ini juga tampak sedang melakukan penelitian, dengan menggunakan almamater warna biru, dan mereka mengaku khusus datang dari Ibukota Provinsi Aceh untuk melakukan penelitian di makam ini.

“Ini dari IAIN Banda Aceh melakukan penelitian,” ungkap Ambo, salah seorang dosen sejarah kepada penulis, yang mengunjungi lokasi bersama rombongannya Akademisi saat itu.

Tulis Komentar

Berita Terkait

Komentar