Kapolda NTB menjelaskan bahwa event ini merupakan yang pertama kali diadakan di Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi NTB, di mana para peserta difabel dapat berlomba di dalam sirkuit jalanan Pertamina Mandalika yang biasanya digunakan untuk kegiatan balap motor internasional seperti World Superbike (WSBK) dan MotoGP.
Dengan diselenggarakannya kegiatan-kegiatan lain, sirkuit ini dapat dinikmati oleh semua kalangan.
Acara dilanjutkan dengan pengibaran bendera oleh Kapolda NTB sebagai tanda dimulainya lomba bagi peserta pria, dan pengibaran bendera oleh istri Kapolda NTB sebagai tanda dimulainya lomba bagi peserta wanita.
Kapolres Lombok Tengah, AKBP Irfan Nurmansyah, SIK, MM, juga menyampaikan bahwa Fun Run Difabel diikuti oleh 500 peserta dan pendamping.

Sebelum pelaksanaan lomba, dilakukan pengecekan kesehatan bagi seluruh peserta, dan juga dilaksanakan jalan santai bagi para peserta difabel.
Dalam ajang Fun Run Difabel, Munawir Haris dari Kabupaten Lombok Barat menjadi pemenang lomba kursi roda dewasa putra, sedangkan Niar Kartika dari Kabupaten Lombok Tengah menjadi pemenang lomba kursi roda dewasa putri.
Selain lomba, event Fun Run Difabel ini juga menyajikan panggung hiburan dengan menampilkan tari tradisional oleh siswa tuna rungu dari SLB Al Hasanian dan penampilan pantomim oleh A. Haeruman, siswa tuna rungu dari SLB Assifa.
Acara tersebut dihadiri oleh Kapolda NTB, Wakapolda NTB, Aspidum Kajati NTB, Kasrem 162 Wira Bhakti, Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi NTB,PJU Polda NTB, Bupati Lombok Tengah, FKPD Kabupaten Lombok Tengah, Kepala Instansi/general manager instansi terkait, Tokoh Agama dan tokoh masyarakat di Kecamatan Pujut.
(Team SP)
Komentar