
Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Food Station, Pamrihadi Wiraryo mengatakan, pihaknya menjalin kemitraan dengan Rumah Beras dan Sembako Berkah Ibu dalam menyediakan dan menjual beras dan kebutuhan pokok lainnya dengan harga murah.
“Jelang bulan Ramadan, kita sudah gonjang ganjing susah mencari minyak goreng. Kalau ada pun harga minyak goreng dijual sampai Rp 15 ribu. Tapi di sini (Rumah Beras dan Sembako Berkah Ibu) dijual cuma Rp 13.500/kg. Insya Allah, ke depan harganya lebih murah lagi,” tuturnya.
Pemilik Rumah Beras dan Sembako UD Berkah Ibu, Alfian Rifai menambahkan, pihaknya menggandeng BUMD PT Food Station Tjipinang Jaya untuk membantu masyarakat mendapatkan beras dan jenis kebutuhan pokok lainnya seperti minyak goreng dengan harga terjangkau.
Alfian mengungkapkan, saat ini untuk beras jenis SPHP Bulog dijual Rp 8.900 per kilogram. Kemudian untuk minyak goreng Minyak Kita dijual Rp 13.500 per kilogram.

Nantinya, sambung Alfian, Rumah Beras dan Sembako UD Berkah Ibu juga akan menjual kebutuhan lainnya seperti telur ayam, daging ayam, dan daging frozen, terigu dan lain sebagainya.
“Semoga bisa membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau tentunya sekaligus menciptakan ketahanan pangan masyarakat,” tandasnya.
Peresmian Rumah Beras dan Sembako Berkah Ibu ditandai dengan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti serta pemberian paket sembako kepada 35 orang lansia.
Hadir dalam peresmian Rumah Beras dan Sembako Berkah Ibu, Direktur Utama PT Food Station, Pamrihadi Wiraryo, Owner Rumah Beras dan Sembako Berkah Ibu, Alfian Rivai, Ketua LKB, Becky Mardani, Plt Camat Kebon Jeruk, Joko Suparno dan sejumlah tokoh masyarakat Betawi.
Komentar