Beranda
Seputar Publik / Berita

Film "Ghost Buzzer" Dukung Edukasi Anak, Kak Seto Nilai Layak Tonton untuk Segala Usia

Film horor komedi fantasi ramah anak karya M8 Pictures mendapat apresiasi dari Kak Seto dan sejumlah kalangan pendidikan karena mengusung pesan persahabatan, keberanian, serta edukasi tentang dunia mistis dari perspektif anak.
Menjelang Hari Anak Nasional 2026, film Ghost Buzzer hadir sebagai tontonan keluarga yang memadukan komedi, fantasi, dan petualangan. Kak Seto menilai film ini layak ditonton semua umur karena mengedepankan edukasi, persahabatan, dan keberanian. Menjelang Hari Anak Nasional 2026, film Ghost Buzzer hadir sebagai tontonan keluarga yang memadukan komedi, fantasi, dan petualangan. Kak Seto menilai film ini layak ditonton semua umur karena mengedepankan edukasi, persahabatan, dan keberanian.

Seputarpublik.com || JAKARTA – Menjelang peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026, industri perfilman Indonesia menghadirkan sejumlah film keluarga dan anak-anak yang siap meramaikan musim liburan sekolah. Salah satunya adalah film "Ghost Buzzer", sebuah horor komedi fantasi yang dirancang ramah anak dan keluarga.

Film ini mengangkat kisah petualangan empat sahabat, yakni Udin (Rafael Fernando), Nizam (Nevan Atallah), Raka (Claudio Alexandre), dan Chacha (Charissa Putri), yang memiliki ketertarikan pada fenomena dunia gaib. Berbekal alat pendeteksi hantu hasil kreativitas mereka sendiri, keempat sahabat tersebut terlibat dalam berbagai penyelidikan misteri yang penuh petualangan dan humor.

Film "Ghost Buzzer" merupakan hasil kolaborasi kreatif antara tokoh pendidikan anak dan pendiri Sanggar Ananda, Aditya Gumay, bersama Amirullah dari M8 Pictures, serta disutradarai oleh Agus Gumay dan Amir Gumay.

Dalam kegiatan pemutaran khusus (special screening), film ini mendapat sambutan antusias dari pelajar PAUD, SD, SMP hingga SMA/SMK.

Tokoh anak nasional sekaligus Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), , menyampaikan apresiasinya terhadap film tersebut.

Menurutnya, pendekatan yang digunakan dalam "Ghost Buzzer" mampu memperkenalkan tema dunia gaib kepada anak-anak secara edukatif tanpa menimbulkan rasa takut berlebihan.

"Salut dan terima kasih kepada M8 Pictures yang menghadirkan genre berbeda. Film ini memperkenalkan tema dunia gaib dengan pendekatan yang tidak menakutkan bagi anak-anak, serta tetap mengedepankan nilai edukatif," ujar Kak Seto usai menghadiri pemutaran bersama pelajar, mahasiswa, guru, orang tua, dan sejumlah pemerhati pendidikan.

Pemutaran tersebut juga dihadiri peserta dari SMPN 200 Rorotan Jakarta Utara, mahasiswa Fakultas Psikologi YAI Jakarta, komunitas orang tua anak berkebutuhan khusus, kalangan pendidik, organisasi profesi guru, hingga perwakilan kementerian terkait.

Executive Producer M8 Pictures, Amirullah, mengungkapkan rasa syukur atas respons positif yang diterima film tersebut. Ia berharap "Ghost Buzzer" dapat menjadi alternatif tontonan keluarga yang menghibur sekaligus memberikan nilai edukasi.

Menurut Amirullah, konsep film ini berbeda dari film horor pada umumnya karena tidak mengandalkan adegan kejut (jump scare) yang berlebihan.

"Ghost Buzzer lebih menonjolkan unsur petualangan, fantasi, misteri, dan komedi yang dapat dinikmati anak-anak maupun seluruh anggota keluarga," jelasnya.

Ia menambahkan bahwa unsur humor menjadi kekuatan utama film ini. Cerita disajikan secara ringan, segar, dan mudah dipahami oleh penonton muda tanpa mengurangi ketegangan serta keseruan alur cerita.

Selain hiburan, film ini juga membawa pesan moral mengenai pentingnya persahabatan, keberanian, kerja sama, empati, serta kepedulian terhadap sesama.

SINOPSIS SINGKAT

"Ghost Buzzer" berkisah tentang empat anak yang memiliki persahabatan erat dan kegemaran menyelidiki berbagai fenomena dunia gaib.

Ketertarikan mereka membawa ke dalam serangkaian petualangan yang mempertemukan mereka dengan berbagai sosok makhluk astral yang memiliki karakteristik berbeda-beda.

Konflik cerita berkembang ketika mereka bertemu dengan arwah seorang anak yang terjebak di alam gaib dan meminta pertolongan untuk dibebaskan.

Misi penyelamatan tersebut membawa mereka pada perjalanan penuh misteri, humor, tantangan, dan pelajaran berharga tentang persahabatan serta keberanian.

Film "Ghost Buzzer" dijadwalkan tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 16 Juli 2026, sebagai salah satu pilihan tontonan keluarga dalam menyambut Hari Anak Nasional 2026.

*(Penulis: Redaksi /SP)