Seputar Publik / Berita

Aniaya Aktivis Palestina saat Wawancara, Seorang Prajurit Israel Ditahan Selama 10 Hari

Ilustrasi tentara Israrl Ilustrasi tentara Israrl

Namun, Wright mengatakan bahwa IDF salah mengartikan apa yang menyebabkan insiden tersebut.

“Prajurit itulah yang memulai perkelahian. Amro tidak memaki-makinya, tetapi hanya minta agar komandannya dipanggil. Tidak ada bisa yang membenarkan serangan kekerasan ini,” kata dia.

Militer Israel menolak berkomentar lebih lanjut.

Insiden itu juga memicu pertikaian internal di Israel. Menteri keamanan Itamar Ben-Gvir, yang juga seorang pemukim Yahudi garis keras di kota itu, mendukung penuh prajurit tersebut.

Ben-Gvir menyebut hukuman yang dijatuhkan kepada prajurit itu sebagai sebuah aib, dan menggambarkan Amro sebagai seorang anarkis.

“Saya mendukung penuh prajurit yang tidak tinggal diam itu. Prajurit selayaknya didukung, bukan dikurung,” cuit Ben-Gvir.

Amro, yang disebut aktivis perdamaian oleh Wright, menuduh sang menteri berusaha membuat dirinya terbunuh.

“Para prajurit mendengarkan @itamarbengvir, bukan komandan mereka,” kata Amro di Twitter, menyebut nama akun sang menteri di platform media sosial itu.

Tulis Komentar

Komentar