” Peluncuran Stasiun Pupuk Organik Cair Tani Lestari dan Demplot Budidaya Jagung Metode Tani Lestari adalah langkah strategis dalam mendukung ketersediaan pangan, khususnya di wilayah NTB ” Ungkap Danrem 162/WB Brigjen TNI Agus Bhakti S.I.P, M.I.P. M.Han
” Dengan Stasiun Pupuk ini, para petani dapat menunda pengeluaran besar di awal dan mengatur keuangan mereka dengan lebih baik, membeli pupuk sesuai kebutuhan tanaman mereka pada setiap tahap pertumbuhan. Selain itu, pupuk organik ” Sambubgnya
Dandim 1615/Lotim letkol inf. Bayu Sigit Dwi Untoro juga mengukapkan
” Pupuk organik yang terbuat dari rumput laut yang kami siapkan diharapkan dapat menjadi solusi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan bagi para petani, sambil juga membangun sinergi antara masyarakat pesisir dan petani ” ungkapnya
” Semoga diwilayh Pringgabaya ini , kami berharap para petani dapat belajar dan menerapkan teknik-teknik budidaya yang lebih produktif dan efisien, sehingga dapat meningkatkan hasil panen dan kesejahteraan mereka ” sambungnya
” Perlu di ketahui pada tahun 2019 dan 2021 petani Lombok Timur berhasil memproduksi jagung berkualitas rendah aflatoksin dan memenuhi kualifikasi food grade pertama di Indonesia, hal tersebut merupakan bukti bahwa kita mampu dan Hari ini, kita meluncurkan Stasiun Pupuk Tani Lestari pertama di Indonesia, hal ini merupakan hasil sinergi dari semua pihak yang ada di Lombok Timur dan NTB, Bersama, kita akan mewujudkan ketahanan dan kedaulatan pangan ” tandasnya
Pelauncingan pupuk organik cair yang di selenggarakan tersebut di hadiri oleh Danrem 162/WB Brigjen TNI Agus Bhakti S.I.P, M.I.P. M.Han bersama Staff, Dandim 1615/Lotim letkol inf. Bayu Sigit Dwi Untoro, Kapolres Lombok Timur, AKBP Heriyanto, S.H, S.I.K, PJ Bupati Lombok Timur, H.M. Juaini Taufik, M.A.P, Forkopimda Lombok Timur, Togatoma Lombok Timur bersama para petani Desa Pringgabaya.
(Yyt)
Komentar