“Pengalaman Ustadz Nasir sangat berharga bagi kita semua. Kita bisa belajar dari beliau tentang bahaya radikalisme, dan bagaimana kita bisa mencegahnya menyebar di lingkungan kita,” kata Kombes Pol. Erdi.
Kegiatan itu diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih luas kepada para santri dan masyarakat, tentang pentingnya menjaga diri dari pengaruh radikalisme, terutama di era digital ini.
“Dengan sinergi antara pesantren, masyarakat dan aparat keamanan, kita bisa bersama-sama menjaga keamanan dan kedamaian di lingkungan kita,” tandasnya.
Sementara pimpinan Ponpes Nurul Hikmah, TGH. Azhar Rosyidi, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tim silaturrahmi kamtibmas Div Humas Polri tersebut.
“Kami sangat berterimakasih atas kedatangan Tim Divisi Humas Mabes Polri, yang memberikan pencerahan kepada santri dan masyarakat. Ini sangat bermanfaat, terutama dalam memberikan pemahaman tentang bahaya radikalisme dan terorisme,” ujarnya.
Untuk diketahui, silaturrahmi Kamtibmas tersebut bagian dari program rutin tahunan, yang dilaksanakan Divisi Humas Mabes Polri di berbagai provinsi se-Indonesia, dengan tujuan utama untuk memperkuat kesadaran masyarakat tentang bahaya radikalisme dan pentingnya kerjasama dalam memerangi terorisme,demikian disampaikan oleh Bid Humas Polda NTB.
(Yyt)
Komentar