Seputar Publik / Opini

Konvergensi Media Bukan Lagi Pilihan Tapi Keharusan

Oleh: Tundra Meliala
Ir. Tundra Meliala MM.,GRCE. Ketua Umum Asosiasi Media Konvergensi Indonesia Ir. Tundra Meliala MM.,GRCE. Ketua Umum Asosiasi Media Konvergensi Indonesia

Transformasi digital memaksa media mencari model bisnis baru. Ketergantungan lama pada pelanggan dan pengiklan perlahan-lahan ditinggalkan. Media kini membangun ekosistem komunitas, di mana interaksi dengan pembaca menjadi bagian dari strategi bertahan hidup. Perubahan ini menuntut regulasi penyiaran yang adaptif, karena kepemilikan media di Indonesia masih sering bersinggungan dengan kepentingan politik dan ekonomi.

Dampak konvergensi terasa pula dalam kehidupan sosial. Gawai kini menjadi kebutuhan primer masyarakat untuk mengakses berita, hiburan, hingga pembelajaran. Pola interaksi publik bertransformasi, sementara media industri memperoleh keuntungan dari efisiensi produksi melalui platform dengan sumber daya yang lebih ramping.

Penelitian AMKI juga menegaskan, tantangan media terbesar di Indonesia bukan semata-mata pada teknologi, melainkan pada kemampuan organisasi dan jurnalis untuk bertransformasi. Tanpa pembaruan yang cepat, arus media utama berisiko tertinggal oleh pesaing yang lebih lincah dalam merespons perubahan digital.

Tulis Komentar

Komentar