Selain dua wilayah itu, ISPU di wilayah kota Jakarta lainnya terpantau sedang, yakni Kebon Jeruk Jakarta Barat (92) dan Jagakarsa Jakarta Selatan (71).
Sementara itu, pada situs pemantauan IQ Air pada Jumat pukul 04.00 WIB, Jakarta diklasifikasikan sebagai kota nomor delapan dengan pencemaran udara tertinggi di dunia (152).Sedangkan peringkat pertama Kolkata, India (277), kedua Lahore, Pakistan (242) dan ketiga Dhaka, Bangladesh (216). Lalu, Karachi, Pakistan (158), Kuwait City, Kuwait (156), Wuhan, Cina (156) dan Ulaanbaatar, Mongolia (155).Indeks kualitas udara di Jakarta tinggi karena konsentrasi PM2.5 saat ini sudah 11,3 kali lebih tinggi dari nilai panduan kualitas udara Badan Kesehatan Dunia (WHO), yakni 152 AQI US.Data kualitas udara diperoleh berdasarkan pantauan di 20 stasiun pemantau, di antaranya berada di Layar Permai (PIK), Jalan Raya Perjuangan (Kebon Jeruk) dan Jimbaran (Ancol).Seputar Publik / Megapolitan
Jumat Pagi, Kualitas Udara di Tiga Wilayah DKI Tidak Sehat
Ilustrasi kualitas udara di Jakarta
Lalu, tingkat kualitas udara sedang, yakni tidak berpengaruh pada kesehatan manusia ataupun hewan tetapi berpengaruh pada tumbuhan yang sensitif dan nilai estetika dengan rentan PM2,5 sebesar 51-100.Kemudian, kategori sangat tidak sehat dengan rentang PM2,5 sebesar 200-299 atau kualitas udaranya dapat merugikan kesehatan pada sejumlah segmen populasi yang terpapar.Terakhir, kategori berbahaya, yakni tingkat kualitas udara berbahaya yang secara umum dapat merugikan kesehatan serius pada populasi dengan rentang PM2,5 sebesar 300-500.
Tulis Komentar
Berita Terkait
Baca Juga
Lainnya
SPBUN PT KPBN Hadiri Sosialisasi PPIP DAPENBUN
Di Barteng TNI-Polri Bersatu Bagikan Takjil Gratis Kepada Masyarakat
Agus Ramdani Pimpin KONI Jakarta Barat 2026–2030, Menang Telak di Musorkot
Ancol Perketat Keselamatan Wisata Bahari, Kapal Wisata Kini Wajib Kantongi E-Pas Kecil
SPPG Lanud Husein Siapkan 3000 Lebih Makanan Bergizi untuk Pelajar
Polda NTB Siap Amankan Lebaran Topat 2025, Ini Rekayasa Lalu Lintasnya, Catat !!!
Changan Raih Lisensi Autonomous Driving Level 3 di China, Mobil Bisa Mengemudi Sendiri Saat Kemacetan
Komentar