“Nah, dari total nilai inves Rp. 500 Trilyun, setelah dipotong pajak 11 %, Veteran dapat bagian 10 % atau sebesar Rp. 44,4 Trilyun,” ungkap Ayu yang juga diberi nama kesayangan oleh ayahnya dengan panggilan Ayu Gembirowati.
Ayu berharap dengan sudah diserahkan anggaran ini, para veteran diseluruh republik Indonesia bisa sejahtera, nantinya sudah tidak ada lagi para veteran yang hidupnya susah kekurangan sandang, pangan, papan. Sejahtera juga untuk para anak cucunya, terjamin pendidikannya dan kesehatannya
“Semua bisa sejahtera secara merata, bahkan yang sudah anumerta pun bisa turun ke para ahli warisnya,” ujar Ayu.
Sementara itu ditempat yang sama, ketua DPP LVRI Letjen TNI (Purn) HBL Mantiri mengaku bersyukur dan berterima kasih kepada Ibu Dewi Ayu Wulandari atas diberikankannya dana obligasi konsolidasi negara kepada LVRI yang memang sedang membutuhkan dana dalam perjuangannya untuk menyejahtrakan para veteran diseluruh Indonesia.
“Jadi dana ini untuk kepentingan jajaran veteran diseluruh Indonesia dari para pejuang dulu sampai generasi yang lebih muda dan generasi seterusnya,” tandasnya.

Mantiri awalnya mengaku merasa ragu LVRI bakal mendapat anggaran dana obligasi negara sebesar itu dari putri bungsu Bung Karno Dewi Ayu Wulandari selaku ahli waris pemilik koletral Bung Karno. Namun keraguannya seketika sirna setelah pada hari bersejarah ini, Kamis (5/1/2023) akhirnya benar benar cair dan sudah diserah terimakan.
“Jadi awalnya kita perlu bukti dulu, dan hari ini terbukti bahwa dana tersebut memang ada dan akhirnya bisa cair dan sudah diserah terimakan ke pihak kami. Sekarang kami mau ke Bank Bukopin untuk buka rekening urus pencairan, mohon doanya semoga lancar,” pungkasnya.
Komentar