Seputarpublik.com || JAKARTA – Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKS, Khoirudin, menyampaikan rasa syukur setelah estafet kepemimpinan Ketua DPRD DKI Jakarta periode 2024–2029 resmi diserahkan kepada Suhud Alynudin.
Pergantian pimpinan tersebut ditetapkan dalam Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta yang berlangsung di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (8/6/2026). Menariknya, rapat paripurna tersebut dipimpin langsung oleh Khoirudin sebelum proses serah terima jabatan dilaksanakan.
Dalam sambutannya, Khoirudin mengaku merasa lega setelah tidak lagi mengemban amanah sebagai Ketua DPRD DKI Jakarta. Menurutnya, jabatan merupakan tanggung jawab besar yang harus dipertanggungjawabkan, bukan sekadar posisi politik.
“Saya tidak lagi Ketua DPRD DKI dan saya merasakan betapa indahnya dunia yang bebas,” ujar Khoirudin yang disambut senyum dan tepuk tangan para kader PKS dalam sebuah acara di Gedung DPW PKS DKI Jakarta.
Politikus berdarah Betawi yang juga pernah menjabat sebagai Ketua DPW PKS DKI Jakarta tersebut menegaskan bahwa perjalanan politiknya tidak terlepas dari proses pembinaan yang panjang di internal partai. Ia pun menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Partai Keadilan Sejahtera atas pembinaan yang diterimanya selama bertahun-tahun.
“Saya berutang jasa kepada partai ini karena saya telah ditempa selama 25 tahun untuk memimpin partai,” katanya.
Khoirudin juga menegaskan komitmennya untuk tetap menjalankan setiap amanah dan penugasan yang diberikan oleh partai, termasuk ketika keputusan pergantian Ketua DPRD DKI Jakarta diumumkan oleh pimpinan PKS.
“Ketika Presiden PKS mengumumkan pergantian diri saya sebagai Ketua DPRD DKI Jakarta, saya katakan sami’na wa atho’na,” tuturnya.
Sementara itu, penunjukan Suhud Alynudin sebagai Ketua DPRD DKI Jakarta menjadi bagian dari mekanisme rotasi kepemimpinan internal PKS di parlemen ibu kota. Momentum tersebut turut dihadiri jajaran pengurus PKS dari tingkat pusat, wilayah, hingga kecamatan se-DKI Jakarta.
Pergantian kepemimpinan DPRD DKI Jakarta ini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Selain menjadi bagian dari dinamika organisasi, momen tersebut juga mencerminkan soliditas internal partai dalam menjalankan proses regenerasi kepemimpinan di lingkungan legislatif Jakarta. (*/hel)